"Kopi tubruk" ?
Orang Indonesia sudah pasti sangat mengenal cara penyeduhan kopi dengan metode ini. Metode ini bisa dibilang cukup sederhana dan hanya memakai peralatan yang sederhana pula, misalnya digital scale, manual grinder, panci / mini kettle, kompor, dan sendok untuk mengaduk jika diperlukan.
Sesuai dengan namanya, "kopi tubruk" yaitu dengan menubrukkan kopi dan air secara langsung. Masing-masing orang pasti mempunyai selera yang berbeda untuk menikmati kopi, ada yang lebih suka ditambah dengan gula ada juga yang memilih tanpa gula. Dengan gula maupun tanpa gula semuanya sah-sah saja, tidak ada yang salah di antara keduanya.
Meskipun bisa dibilang sederhana dalam pembuatannya, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyeduh kopi dengan metode ini, yaitu :
Air
Air yang digunakan harus benar-benar segar, tidak berbau dan tidak berasa.Untuk proses penyeduhan kopi tubruk, menurut beberapa ulasan yang saya baca biasanya air yang dipakai harus dipanaskan hingga 90°
Celcius atau jika tidak mempunyai termometer cukup memasak air sampai mendidih kemudian diamkan 1,5 - 2 menit.
Kopi
Untuk membuat kopi sudah tentu harus ada kopi. Kopi yang akan kita seduh diusahakan kopi yang fresh dari tempat roasting (sangrai). Saya pribadi lebih menyukai kopi arabica yang masih berbentuk biji dan yang masih segar / fresh.
Penggilingan KopiAlat penggiling kopi ada yang menggunakan listrik ada juga yang manual. Kebetulan saya pribadi memiliki alat penggiling kopi manual / manual grinder. Pada saat menggiling kopi ukuran yang pas menurut saya yaitu dengan ukuran yang tidak terlalu halus tetapi tidak juga terlalu kasar.
Rasio Kopi dengan AirHal yang hars diperhatikan selanjutnya adalah rasio antara air dengan kopi. Saya biasanya menggunakan rasio 1:15, artinya 1 gram kopi menggunakan air sebanyak 15 ml. Misal kita akan menyeduh 10 gram kopi, maka air yang digunakan sebanyak 150 ml.
Berikut langkah-langkah membuat kopi tubruk :
- Masak air hingga suhu 90° Celcius, atau jika tidak memiliki termometer untuk mengetahui suhunya cukup masak air sampai mendidih kemudian diamkan selama 1,5 - 2 menit
- Siapkan kopi yang sudah digiling (tidak terlalu halus dan tidak terlalu kasar), biasanya saya menggunakan 10 gram untuk 150 ml air
- Jika air sudah mencapai 90° Celcius, langkah selanjutnya menuangkan air ke dalam gelas yang sudah berisi kopi. Agar lebih mudah dalam menuangkan air, disarankan menggunakan mini kettle
- Tuang air secara perlahan dengan cara memutar searah jarum jam sebanyak 50 ml lalu diamkan selama 30 detik (sambil menunggu biasanya, saya mengaduk secara perlahan melawan arah jarum jam sebanyak 5 x)
- Kemudian tuang kembali sisa dosis air yaitu sebanyak 100 ml. (Saya biasa menuangkan sisa dosis air tersebut dengan 2 kali proses, pertama 50 ml kemudian diamkan 30 detik, begitupun sisa dosis air terakhir). Diamkan selama 4 menit.
- Selesai menunggu selama 4 menit, kopi siap disruput.
Ada banyak sekali metode penyeduhan kopi tubruk, kembali lagi ke selera masing-masing pecinta kopi.
Terimakasih !!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar